Belitung Underwater Photos

Diving di Belitung? Sebuah kejutan!!
Kecantikan Belitung tidak hanya dinikmati dari keindahan pemandangan di atas. Pemandangan bawah air di laut sekitar pantai-pantai Belitung juga cukup menarik untuk dinikmati. Cara termudah untuk menikmatinya adalah dengan berenang di laut Belitung yang jernih.

Tempat-tempat yang bisa dikunjungi masih sedikit sekali. Dengan berat hati kami informasikan bahwa sampai saat ini belum ada Dive Operator, tidak juga Dive Center, kecuali beberapa orang hobbyst yang kadangkala bisa menyediakan layanan diving di Belitung.

Gambar-gambar di bawah ini, kami ambil Tanjung Tinggi dan Pulau Lengkuas.






http://www.belitungisland.com/index.php?bahasa=id&id_dest=46
http://www.belitungisland.com/index.php?bahasa=id&id_dest=21

Yang tidak ada di Belitung

Sebelum anda menjadi begitu tertarik dengan foto-foto di sini dan tidak sabar untuk berkunjung ke Belitung, kami ingin menyampaikan cerita yang jujur untuk anda ketahui. Kami ingin memastikan bahwa anda tidak akan berharap terlalu banyak:


Belitung berbeda sekali dengan Bali, meskipun kedua pulau besarnya hampir sama. Industri pariwisata masih belum berjalan dibandingkan dengan Bali. Saat ini, hanya ada 3 hotel di Tanjungpandan, kota terbesar di Belitung dan 2 hotel lagi di daerah pantai dimana hampir seluruh foto-foto di website ini diambil. Bagaimana pun juga, standar hotel di sana cukup oke, peringkat bintang 2 dan 3.


Jika anda hobi belanja, lupakan saja. Anda tidak anda menemui toko dengan barang-barang unik seperti Bali atau Yogyakarta. Ada banyak toko yang menjual makanan khas Belitung seperti kerupuk, madu hutan, pempek, terasi, dan ikan asin. Kerajinan tangan masih belum umum di Belitung, meskipun sebenarnya Belitung juga memiliki kerajinan khas dari rotan dan tikar daun lais. Bagaimanapun juga, jangan khawatir ada banyak toko yang menjual makanan dan anda juga bisa membeli berbagai kebutuhan di supermaket besar di Tanjungpandan.



Hiburan malam ? Tidak ada, kecuali di hotel di daerah pantai mungkin anda bisa menikmati live music dan pub. Atau jika anda bepergian dalam grup, hotel bisa mengatur pertunjukan musik khusus untuk anda. Hal ini mungkin sedikit menyulitkan jika anda pergi sendirian, tetapi mungkin ini menjadi saat yang mengasyikkan jika pergi dengan pasangan. Untuk grup, anda bisa mengatur berbagai kegiatan melalui hotel seperti: pesta api unggun dan barbeque di tepi pantai.



Makanan Barat ? Tentu saja, ini adalah tempat anda berfikir kembali bagaimana enaknya makanan sehari-hari anda di rumah, karena kami tidak pernah menemukan restoran yang menyediakan makanan ala barat. Tentu saja anda masih bisa menemukan roti di toko, tetapu makanan seperti sandwitch, burger, pasta dan salad masih belum tersedia. Sementara itu, bagi anda yang suka makanan laut, anda datang ke tempat yang tepat. Aneka makanan laut tersedia, kecuali yang populer seperti lobster. Kenapa ? karena semua makanan laut di Belitung diambil dari laut lepas, sementara lobster umumnya diambil dari peternakan ikan yang masih belum tersedia di Belitung. Makanan Indonesia umumnya terdapat di restoran di sana dan ada banyak restoran yang menjual masakan Padang di kota. Jika anda orang barat, kami sarankan untuk menghubungi hotel dan meminta mereka untuk mengatur makanan yang cocok sebelum anda pergi ke sana.



Taksi ? Ya, tapi bukan taksi seperti di Jakarta. Jika anda tiba di Belitung atau mungkin sebelum berangkat, pastikan untuk melakukan booking penyewaan mobil, karena ini suatu keharusan. Anda tidak bisa menggunakan transportasi umum selama kunjungan anda. Harga sewa mobil tidak mahal, lebih murah daripada di Bali. Harga rental mobil untuk minibus seperti Toyota Kijang seharga Rp 350.000,-.


Berselancar ? Jangan, ombaknya tidak cukup. Lihatlah foto-fotonya, air laut begitu jernih, artinya hampir tidak ada ombak. Aktivitas lain seperti jet ski, parasailing, banana boat juga masih belum tersedia. Tempat ini juga masih belum terkenal untuk aktivitas menyelam. Namun, jika anda tertarik dengan aktivits menyelam, kami sarankan anda untuk melihat Belitung Underwater Photos untuk melihat potensi bawah laut di Belitung.


Oke teman, selebihnya adalah keindahan. Lihatlah ke pantai dan mohon ceritakan jika anda mendapatkan tempat seperti ini di tempat lain di penjuru dunia. Tempat ini benar-benar berbeda dari Bali, sangat jauh lebih baik daripada pantai buatan manusia di pulau Sentosa di Singapura, atau pantai-pantai di Anyer di sebelah Barat Jakarta.

http://www.belitungisland.com/index.php?bahasa=id&id_dest=25

Cinderamata dari Belitung

Berkunjung ke tempat yang unik seperti Belitung, sayang kalau tidak menyempatkan diri mencari barang-barang yang khas, alias Cinderamata. Sebelum anda kecewa secara jujur kami informasikan bahwa industri cinderamata di Belitung masih dalam tahap penjajakan, artinya belum merupakan sebuah industri seperti Bali atau Jogja. Tentu saja hal ini karena masih sangat sedikitnya jumlah wisatawan berkunjung ke Belitung. Mudah-mudahan akan semakin banyak orang-orang seperti anda yang kemudian memutuskan untuk berkunjung ke Belitung setelah melihat website ini, sehingga industri kerajinan di Belitung bisa berkembang.
Akan tetapi harap di ingat, di setiap daerah pasti aja saja orang yang kreatif. Terlepas dari untung atau rugi, mereka tetap saja membuahkan sebuah karya. Dan di halaman website ini kami ingin berbagi informasi dengan anda tentang kreativitas masyarakat Belitung tersebut:

Batu Satam

Seperti terlihat pada foto, batu satam adalah jenis batu berwarna hitam yang seperti batu-batu permata pada umumnya, Batu Satam digunakan sebagai bahan perhiasan. Keunikan batu ini adalah permukaannya yang bermotif seperti ukiran unik dan tidak beraturan dan ukiran alam pada batu ini adalah letak keindahannya. Menurut cerita masyarakat Belitung, Batu Satam yang pada jaman Belanda disebut Billitonit (batu dari Belitung), hanya terdapat di pulau Belitung.

Konon menurut cerita batu ini berasal dari pecahan asteroid yang jatuh di Belitung pada masa silam dan kemudian terkubur di dalam tanah. Batu Satam mulai ditemukan ketika industri penambangan timah mulai beroperasi di Belitung. Batu-batu tersebut muncul ke permukaan bersamaan dengan tanah yang dikeruk dari dalam bumi oleh penambang timah. Secara tidak sengaja, batu-batu Satam tersebut ditemukan oleh para penambang. Karena keunikan ukiran di permukaannya, batu ini menjadi menarik untuk dijadikan perhiasan. Satam bisa didapatkan di toko-toko perhiasan di Belitung.



Kerupuk Belitong

Sebenarnya kerupuk dari Belitung sama saja dengan kerupuk dari daerah lain. Yang sedikit berbeda adalah rasa-nya, karena kerupuk-kerupuk dari Belitung terbuat dari beberapa jenis hewan laut. Ada kerupuk ikan, kerupuk udang dan kerupuk cumi. Karena di Belitung terdapat banyak sekali ikan, rasa kerupuk Belitung lebih berasa ikan, udang atau cumi-nya. Kerupuk-kerupuk ini mudah sekali di dapat di pasar-pasar kota Tanjungpandan dan Manggar.




Kerajinan Kerang

Seperti foto-foto di halaman ini anda bisa melihat bentuk-bentuk yang lucu yang terbuat dari cangkang kerang-kerangan yang warna-warni. Kerang-kerang tersebut dikumpulkan oleh para pengrajin dari pantai-pantai Belitung dan dilekatkan sedemikan rupa sehingga bentuknya cukup menarik untuk hiasan lemari. Hiasan kerang ini hanya bisa didapat di toko pusat kerajinan KUKM di pasar kota Tanjungpandan.




Belacan Belitong

Barang cinderamata ini tentu saja hanya diperuntukkan bagi anda yang doyan sambal terasi. Terasi yang terkenal di Belitung adalah yang berasal dari desa Sijok (Sijuk). Mungkin karena dibuat dari bahan baku berupa udang kecil yang masih segar, terasi asal Sijok memang terasa lebih nikmat dari terasi biasa yang anda dapat dari pasar. Kemasan terasi ini juga unik, yaitu dibungkus dengan anyaman dari daun Lais,

daun yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat untuk membuat tikar. Terasi Sijok mudah didapat di toko-toko di pasar kota Tanjungpandan.


Sambal Lingkong

Orang Jakarta menyebutnya Abon Ikan, karena memang sambal yang satu ini bentuknya lebih mirip abon daripada sambal. Tapi tetap saja orang Belitung mengkategorikan sebagai sambal karena rasanya memang sedikit pedas. Sambal Lingkong terbuat dari daging ikan tenggiri yang ditumbuk kemudian dicampur dengan bumbu dengan sedikit cabe dan parutan kelapa, kemudian di aduk (lingkong) di wajan hingga mengering. Rasanya gurih dan sedikit pedas.

Orang Belitung selalu memasak sambal lingkong untuk dimakan bersama ketupat pada saat perayaan hari raya Idul Fitri. Sambal Lingkong (Abon Ikan) mudah didapatkan di pasar-pasar kota Tanjungpandan dan Manggar.

Kerajinan Rotan

Kerajinan rotan bisa juga menjadi cinderamata Belitung, walaupun kerajinan ini bukanlah sesuatu yang khas dan hanya bisa didapatkan di Belitung. Ada berbagai jenis kerajinan seperti keranjang rotan, tikar daun lais atau tudung penutup makanan. Kerajinan ini umumnya hanya bisa didapat di desa-desa pedalaman Belitung dan untuk anda yang berminat sebaiknya membuat pesanan terlebih dahulu.





http://www.belitungisland.com/index.php?bahasa=id&id_dest=42

Makanan khas apa di belitung ?

Hotel anda akan menyediakan makanan yang sehat dan baik. Bagi anda yang peduli akan makanan sehat dengan rasa standar internasional, kami sarankan anda untuk menghubungi hotel tempat anda menginap dan minta mereka untuk mengirim menu makanan sebelum andan memutuskan untuk bermalam di sana. Kami tidak mengatakan bahwa makanan di sana tidak baik dan tidak sehat, tetapi bagi anda yang tidak terbiasa dengan makanan Indonesia, mungkin akan merasa kurang nyaman. Bagi anda yang akrab dengan makanan Indonesia, ada banyak restoran di Tanjungpandan seperti Nasi Padang atau makanan Cina. Ada banyak toko dan supermarket di Tanjungpandan yang menyediakan berbagai keperluan yang anda butuhkan.


Jadi, sepertinya tidak ada yang istimewa ? Tidak, makanan istimewa ada di daerah pantai. Di Tanjung Tinggi, ada banyak restoran makanan laut tradisional, selain restoran berstandar internasional di Hotel Lorin dan Bukit Berahu yang juga terletak di daerah pantai. Restoran makanan laut tradisional adalah bilik sederhana yang terletak persis di bibir pantai Tanjung Tinggi. Mereka menggunakan kursi dan meja sederhana, tidak seperti restoran pada umumnya. Mereka hanya menyediakan makanan laut dan sayuran, dan menu favoritnya adalah:



Gangan (Sop Ikan dengan Kunyit).

Ini adalah sop, berwarna kuning dan berbumbu pedas. Cita rasanya tergantung pada jenis ikan yang dmasak. Ikan yang paling populer untuk gangan diantaranya adalah: ikan ketarap, ilak, and libam/baronang. Gangan harus dimasak pedas sebagai cara untuk mengurangi bau amis dari ikan.



Masyarakat Belitung memasak gangan hampir setiap hari. Bumbunya terdiri atas kunyit, lengkuas, serai, cabe rawit, bawang merah, terasi, asam jawa, garam dan gula pasir. Sebagai tambahan, potongan nanas muda ditambahkan untuk menambah kesegaran. Mohon dicatat, gangan harus menggunakan ikan yang SEGAR dan GEMUK. Ikan segar dan gemuk bisa diidentifikasi dari mata yang jernih, kenyal dan insangnya masih berwarna merah. Sementara ikan yang gemuk diidentifikasi dari permukaan badan yang bulat dan dan bagian perut yang agak besar.



Pais (ikan bakar bumbu). Ini bukanlah ikan pepes yang anda kenal di masakan sunda, meskipun ada sedikit kesamaan. Pais menggunakan bumbu yang persis sama dengan gangan, akan tetapi tidak direbus seperti sop melainkan bumbunya dimsukkan ke dalam ikan setelah dibelah kemudian dibakar. Rasanya berbeda dari gangan dan ikan yang paling enak untuk pais adalah ikan ilak, unsat dan ikan cubit.



Ikan Bakar. Ikan bakar sebenarnya sama saja dimana-mana di seluruh dunia, kecuali rasanya. Rekomendasi kami, coba pilih ikan yang benar. Ikannya harus segar dan gemuk. Jika anda bertemu nelayan yang baru saja turun dari melaut, tanya mereka dan belilah ikan dari mereka, karena anda tidak akan kecewa dengan kualitas dan rasa ikan yang anda bakar.




Ikan-ikan yang enak untuk dibakar adalah ikan kerisi/terisi, ikan bulat, ikan menggali. Ikan bakar tidak menggunakan bumbu. Ini disarankan untuk anda yang tidak suka dengan gangan. Sebaiknya, sebelum anda menyantap ikan bakar, jangan lupa sambal nya. Sebelum anda mencoba perlu kami beritahunakn bahwa semua sambal di Belitung pedas-pedas. Sambal yang paling enak untuk ikan bakar adalah sambal terasi dengan jeruk limau atau sambal terasi dengan buah kemang. Atau anda bisa mencoba sambal kecap yang dicampur bawang merah, cabe rawit atau asam jawa dengan sedikit bawang merah ditumbuk dengan air garam.


Kepiting, masak santan kelapa atas direbus saja. Ada dua jenis kepiting, yaitu kepiting hitam atau kebiting batu (kepiting yang banyak dijumpai di banyak tempat, hidup di hutan bakau) dan kepiting air laut atau rajungan. Sop gangan kepiting menggunakan bumbu yang sama dengan gangan, tetapi ditambah santan kelapa. Rasanya akan membuat anda untuk menambah satu piring nasi lagi.

Cumi, Udang atau Ikan goreng. Makanan laut goreng lebih nikmat jika anda makan kira-kira 10 menit setelah digoreng, dimana masih terasa panas. Adalah tidak biasa untuk memakan makanan laut goreng dengan sambal atau mayonais. Tips untuk rasa terbaik adalah satu, selalu ambil ikan yang segar.


http://www.belitungisland.com/index.php?bahasa=id&id_dest=24